Bayern Munchen Tersingkir, Lewandowski Marah dan Kritik Pelatihnya

Bayern Munchen Tersingkir, Lewandowski Marah dan Kritik Pelatihnya. Penyerang andalan dari Bayern Munchen, yakni Robert Lewandowski tak bisa menyembunyikan kemarahan nya setelah timnya tersingkit dari babak 16 besar Liga Champions. Pemain asal Polandia itu tampak kesal dengan taktik yang telah diterapkan Niko Kovac, serta menggangap taktik itu tak tepat digunakan.

 

Bayern Munchen harus lebih cepat mengakhiri kiprahnya di Liga Champions. Die Roten harus tersisih ditangan Liverpool setelah kalah dengan skor 1-3 pada laga yang berlangsung di Allianz Arena, Kamis (14/3/2019) dinihari WIB.

 

Bayern Munchen Tersingkir, Lewandowski Marah dan Kritik Pelatihnya

 

Tersingkirnya Bayern Munchen, memastikan Bundesliga tidak lagi mempunyai wakil di babak perempat final Liga Champions. Pasalnya, Borussia Dortmund dan Schalke terlebih dahulu tersingkir dan keduanya juga sama-sama disingkirkan wakil tim dari Inggris.

 

Sementara Robert Lewandowski begitu kecewa, serta menilai Niko Kovac telah menggunakan taktik yang tidak tepat ketika Bayern Munchen berhadapan dengan Liverpool di leg kedua. Alih-alih tampil menyerang, Kovac malah memilih taktik defensif layaknya di pertemuan leg pertama kedua tim tersebut.

 

Robert Lewandowski seharusnya bisa saja meraih kemenangan, andai lebih berani bermain terbuka dan menyerang, dan lebih diuntungkan karena laga berlangsung dimarkasnya sendiri. Namun Niko Kovac malah tak melakukan nya.

 

“Pada laga leg pertama, kami bermain terlalu berhati-hati dan sekali-sekali mencoba untuk mencuri peluang mencetak gol,”ungkap dari Lewandowski.

 

“Di leg kedua pun, semua nya kembali lagi terulang. Tim bermain defensif dan hanya mencoba utnuk mencetak gol karena kami tidak begitu terbuka bermain. Ini masalah besar yang harus hadapi dan resiko yang harus diterima tim,”tegasnya lagi.

 

Sementara kegagalan untuk lolos ke babak perempatfinal Liga Champions, sepertinya membuat Robert Lewandowski begitu marah. Dirinya kesal dengan tim nya yang bermain tidak seperti biasanya, lebih kesal lagi kekalahan ini terjadi dimarkas klub sendiri.

 

“Kami bermain di markas sendiri, seharusnya kami bisa menguasai laga dan mengalahkan Liverpool. Ini membuat saya tidak senang, saya begitu marah karena kita tahun apa yang harus dilakukan tapi dia (Niko Kovac) tidak melakukan nya,”tambahnya kepada agen poker uang asli online lagi.

 

Berhentinya langkah Bayern Munchen ke babak selanjutnya, juga menghentikan kiprah gol yang telah dicetak Lewandowski di Liga Champions musim 2018/2019. Bomber asal Polandia ini telah mencetak 8 gol, sama dengan perolehan Lionel Messi yang kini memimpin daftar top skorer Liga Champions.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *